Senin, 20 Juni 2011

PIKUN!

Ya...pikun! Kata yang menjadi momok di hari tua. Kata yang identik dengan orang berusia lanjut. Saya sendiri merasa belum tua, tapi penyakit pikun ini bikin saya merasa jauh lebih tua dari usia saya. Nasib!

Berapa kali sudah saya lupa kacamata saya..? Berapa kali sudah saya lupa nama teman yang saya ajak bicara..? Berapa kali sudah saya lupa bawa dompet ketika pergi..? Sepertinya sudah terlalu sering, hingga saya malas menghitungnya hehee..

Tapi dari semua itu ada satu pertanyaan yang mengganjal dihati saya. Satu pertanyaan yang saya tidak pernah bisa menjawabnya. Satu pertanyaan tanpa solusi. Satu pertanyaan yang nggak penting. Satu pertanyaan yang mungkin banyak juga orang lain mempertanyakan. Satu pertanyaan mudah yang tidak mudah untuk dijawab. Nasib!

Dan pertanyaan itu adalah: "kenapa saya tidak bisa pikun akan kamu?". Ya.. kenapa susah melupakan kamu..? Kalau kamu saja bisa dengan mudah melupakan saya, lalu kenapa saya tidak bisa dengan mudah melupakan kamu? Seperti kacamata saya, nama teman saya, dompet saya, dll. Kenapa kamu masih saja selalu hadir diotak & pikiran saya setelah sekian lama berlalu, sejak kamu memutuskan untuk pergi dari saya..?



nie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar