Kamis, 21 Juli 2011

ANTARA CINTA & JERAWAT

Setelah melewati hidup lebih dari seperempat abad, dimana banyak orang datang dan pergi dalam hidup saya, baik teman, pacar terlebih hanya kenalan, pun cinta yang mereka berikan pada saya, saya menyimpulkan cinta itu sama dengan jerawat!

Ya.. bagi orang yang sering berjerawat pasti tahu maksud saya hehee.. Ketika satu jerawat hilang dan kita berusaha membuatnya tidak berbekas, datang lagi jerawat baru. Apalagi kalau kulit kita sensitif, pasti semua jerawat-jerawat itu akan meninggalkan bekas. Dan akhirnya kita malas dan tidak peduli lagi dengan jerawat. Hadeuh...!

Malam ini saya coba lempar ke floor tentang kesimpulan saya ini. Tanpa disangka ada satu pernyataan yang menggelitik dari seorang teman. Dia bilang: "Tapi kalau jerawat batu susah ilangnya tuh!".
Hahaha lucu..tapi betul juga. Jerawat batu itukan jerawat yang dalam dan susah diobati. Kadang kalaupun bisa diobati, bekas lukanya itu akan selalu ada. Tidak mudah hilangkannya.

Begitupun ketika cinta yang kita punya sudah begitu besar, dalam, kuat dan bahkan membatu. Ketika kita tidak lagi peduli akan hal lain selain dia yang kita cinta. Ketika kita tidak lagi peduli akan tatapan sekitar yang seringkali menghakimi tanpa mencoba mengerti situasi yang sebenarnya. Ketika logika tidak lagi bekerja sempurna. Ketika perasaan sungguh menguasai jiwa.

Ah.. ini dia masalahnya. Cinta begitu menguasai jiwa. Maka cinta akan selamanya ada disana.
Ketika cinta begitu menguasai jiwa dan cinta harus pergi dan kita tidak pernah rela melepaskannya.
Ketika cinta begitu besar dan cinta terenggut dan tidak ada yang dapat kita lakukan karena keterbatasan kita sebagai manusia biasa.
Ketika cinta begitu hebat dan cinta harus pergi dan kita hanya bisa berharap akan datang cinta seperti itu lagi nanti, entah kapan.

Ketika semua itu terjadi... kita jadi lupa. Lupa dan tidak peduli dengan cinta lain yang datang. Bahkan kita tidak pernah menyadari bahwa cinta baru ini jauh lebih hebat dari cinta lama yang membatu itu.

Selalu membandingkan 2 cinta yang berbeda adalah hal yang absurd. Apalagi menilainya dengan subyektif. 2 orang kembar saja tidak pernah sama, apalagi 2 orang yang berbeda latar belakang kehidupannya. It just like membandingkan 2 jerawat yang berbeda hahaa funny isn't it :P

Jadi menurut saya.. sebaiknya jangan pernah berharap akan datang cinta yang sama, karena setiap cinta adalah unik. Tidak ada yang salah mengenang dan menyimpan dia yang kamu cinta dalam hati kamu selamanya. Diluar semua itu tetaplah membuka hati untuk cinta baru.

Life must go on guys... Get real!
Wake up.. and prepare for new Love;)




nie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar